BAB 1
PENDAHULUAN
Lesi massa atau tumor yang mengganggu medula spinalis dikelompokkan menjadi
:
(1) Tumor intrameduler (yang berasal dari dalam
medula spinalis).
(2) Tumor intradural-ekstrameduler, dan
(3) Tumor ekstradural (yang
tumbuh dari luar dura, dan kebanyakan melibatkan kolum vertebrata).
Jumlah tumor medula spinalis mencakup kira-kira
15 % dari seluruh neoplasma susunan saraf. Sebagian besar tumor-tumor
intradural tumbuh dari konstituen seluler medula spinalis dan filum terminale,
akar saraf atau meningens. Metastasis ke dalam kompartemen intradural kanalis
spinalis jarang terjadi (paraganglioma, neoplasma melanositik).
Tumor Spinal Cord
Ekstrameduler
· Tumor sarung saraf 40%
· Meningioma 40%
· Ependimoma filum 15%
· Lain-lain 5%
Intrameduler
· Ependimoma 45%
· Astrositoma 40%
· Hemangioblastoma 5%
· Lain-lain 10%
|
Semua lesi neoplastik yang terletak didalam
atau di belakang medula spinalis dapat dicapai dengan membuka kanalis spinalis
(laminektomi), demikian juga lesi-lesi yang berlokasi di bagian lateral atau
lesi-lesi kistik di dalam kanalis spinalis. Cara pencapaian yang terbaik untuk
lesi yang terletak di anterior adalah dari arah anterior atau antero-lateral
tergantung dari level vertikal lesi tersebut. Lesi-lesi di perbatasan
serviko-meduler dicapai melalui operasi transoral atau transervikal
retrofaringeal, lesi di leher bagian bawah melalui pendekatan servikal
anterolateral. Lesi di daerah toraks dan abdomen dicapai melalui operasi
torakotomi via retroperitoneal. Secara umum, sedikitnya ada sebagian korpus
vertebra yang harus diangkat untuk mencapai kanalis spinalis, dan bila demikian
maka biasanya akan diganti dengan satu protesa atau grafit.